Subscribe Channel MAN 2 Kebumen

Subscribe and stay connect with us!!

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Perang Dunia II

       Perang Dunia II



A.      Perang Dunia II

Perang Dunia II adalah perang terbesar sepanjang sejarah yang berlangsung dari tahun 1939-1945 dimana pihak yang terlibat dalam peperangan ini lebih banyak daripada yang terlibat dalam Perang Dunia I. Dampak yang ditimbulkan dari perang ini juga lebih luas lagi baik dari aspek wilayah maupun aspek kehidupan yang lain. Lalu kenapa perang ini bisa terjadi, bukankah telah terbentuk LBB sebagai organisasi yang bertugas menjaga perdamaian dunia?. Mari kita bahas bersama.!

1.    Latar Belakang

 Penyebab yang utama dalam jangka panjang adalah tumbuhnya fasisme Italia pada tahun 1920-anmiliterisme Jepang serta serangannya terhadap Tiongkok pada tahun 1930-an, dan secara khusus, perebutan kekuaasaan politik di Jerman pada tahun 1933 oleh Adolf Hitler dengan partainya, Nazi, serta kebijakan politik luar negerinya yang agresif. Penyebab langsung adalah Britania dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman setelah Jerman menyerang Polandia pada bulan September 1939.

Secara luas, penyebab Perang Dunia II dibedakan menjadi 2, yaitu Penyebab Umum dan Penyebab Khusus. Penyebab umum terjadinya Perang Dunia II antara lain:

a.    Kegagalan Liga Bangsa-bangsa (LBB) dalam menciptakan perdamaian dunia. LBB bukan lagi alat untuk mencapai tujuan, tetapi menjadi alat politik negara-negara besar untuk mencari keuntungan. LBB tidak dapat berbuat apa-apa ketika negara-negara besar berbuat semaunya, misalnya pada tahun 1935 Italia melakukan serangan terhadap Etiopia dan jepang seragan terhadapt manchuria.

b.    Negara-negara maju saling berlomba memperkuat militer dan persenjataan. Dengan kegagalan LBB tersebut, dunia Barat terutama Jerman dan Italia mencurigai komunisme Rusia tetapi kemudian Rusia mencurigai fasisme Italia dan nasionalis-sosialis Jerman. Oleh karena saling mencurigai akhirnya negara-negara tersebut memperkuat militer dan persenjataannya.

c.    Adanya politik aliansi (mencari kawan persekutuan). Kekhawatiran akan adanya perang besar, maka negara-negara mencari kawan dan muncullah dua blok besar yakni:Blok Fasis, terdiri atas JermanItalia, dan Jepang.Blok Sekutu, terdiri atas:Blok demokrasi yaitu PerancisInggrisAmerika Serikat, dan Belanda.Blok komunis yaitu RusiaPolandiaHongariaBulgariaYugoslaviaRumania, dan Cekoslovakia.

d.   Adanya pertentangan-pertentangan akibat ekspansi.

e.    Jerman mengumumkan Lebensraumnya (Jerman Raya) yang meliputi Eropa Tengah.

f.     Italia menginginkan Italia Irredenta yang meliputi seluruh Laut Tengah dan Abyssinia.

g.    Jepang mengumumkan Kemakmuran Bersama di Asia Timur Raya.Ini berarti merupakan tantangan terhadap imperialisme InggrisPerancis, dan Amerika Serikat.

h.    Adanya pertentangan faham demokrasifasisme, dan komunisme.

i.      Adanya politik balas dendam Revanche Idea Jerman terhadap Perancis karena Jerman merasa dihina dengan Perjanjian Versailes

Sedangkan penyebab Khusus meletusnya perang dunia II adalah sebagai berikut :

a.    Serangan terhadap Polandia

Antara tahun 1919 dan 1939 Polandia mengupayakan kebijakan keseimbangan antara Uni Soviet dan Nazi Jerman dengan mengadakan perjanjian non-agresi bersama keduanya. Pada awal tahun 1939 Jerman menuntut Polandia untuk masuk ke dalam Pakta Anti-Komintern sebagai negara satelit Jerman. Karena kuatir kehilangan kemerdekaannya, Polandia menolak, dan Hitler mengatakan kepada para jenderalnya pada tanggal 23 Mei 1939 bahwa alasan untuk menyerangan Polandia adalah "Danzig bukanlah obyek yang dituju. Untuk kita, ia merupakan pelebaran dari ruang hidup (Lebensraum) di Timur." Untuk menakut-nakuti Hitler, Britania dan Perancis mengumumkan bahwa invasi terhadap Polandia berarti perang, serta berusaha meyakinkan Uni Soviet untuk bersama-sama dalam tindakan ini. Moskow nampaknya sepakat tetapi menyadari bahwa ia dapat menguasai negara-negara Baltik serta bagian-bagian Polandia jika bersekutu dengan Jerman, sehingga Uni Soviet melakukan perjanjian pada bulan Agustus 1939. Upaya London gagal, karena Hitler tidak memperkirakan perang yang melebar. Jerman menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939 serta menolak tuntutan Britania dan Perancis untuk mundur, sehingga kedua negara itu menyatakan perang terhadap Jerman pada tanggal 3 September 1939 sesuai perjanjian pertahanan yang mereka tanda tangani bersama Polandia dan telah diumumkan secara publik.

b.    Serangan terhadap Uni Soviet

Jerman menyerang Uni Soviet pada bulan Juni 1941. Hitler percaya Uni Soviet dapat dikalahkan dalam suatu serangan kilat dan terus menerus mengingat keadaan Uni Soviet yang tidak siap perang, serta berharap kemenangan itu akan memaksa Britania mengadakan negosiasi dan mengakhiri peperangan. Hitler juga ingin mendahului menyerang Uni Soviet sementara Uni Soviet lengah.

c.    Asia Pasifik

Perang Dunia di Pasifik disebabkan oleh serbuan Jepang tanpa peringatan terhadap Pangkalan Armada Angkatan Laut Amerika di Pearl HarbourHawaii, pada tanggal 7 Desember 1941. Pada saat yang sama, pasukan Jepang menyerang Persemakmuran Filipina yang dikuasai oleh Amerika Serikat, serta MalayaSingapura, dan Hong Kong yang dikuasai oleh Kekaisaran Britania. Serangan-serangan ini menyebabkan Amerika Serikat dan Britania Raya menyatakan perang terhadap Jepang pada hari berikutnya.Empat hari kemudian Amerika Serikat terbawa dalam perang Eropa ketika pada tanggal 11 Desember 1941, Nazi Jerman dan Fasis Italia menyatakan perang terhadap Amerika Serikat. Hitler memilih untuk mengumumkan bahwa en:Tripartite Pact:Pakta Tripartit mengharuskan Jerman mengikuti pernyataan perang Jepang; meskipun sesungguhnya kapal-kapal perusak Amerika Serikat yang mengawal konvoi sudah berperang melawan kapal selam ("U-boat) Jerman dalam Perang Atlantik. Pernyataan ini secara efektif mengakhiri sentimen isolasionis di Amerika Serikat, di mana Amerika Serikat segera membalas dengan secara resmi memasuki perang di Eropa

https://images.app.goo.gl/VYVvwREhh8T3LsUc6


Semoga Bermanfaat - Chusnul Chotimah
(Pengajar Sejarah di MAN 2 Kebumen)

Pengaruh Perang Dunia I dan Perang Dunia II Terhadap Kehidupan Politik Global

  

BAB I

Pengaruh Perang Dunia I dan Perang Dunia II

Terhadap Kehidupan Politik Global

Kompetensi dasar        :

3.6  Menganalisis pengaruh Perang Dunia I dan Perang Dunia II terhadap kehidupan politik global (LBB dan PBB)

4.6  Menyajikan hasil analisis tentang pengaruh Perang Dunia I dan Perang Dunia II terhadap kehidupan politik global (LBB dan PBB) dalam bentuk tulisan dan/atau media lain



Perang Dunia 1 sering disebut perang parit

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia perang diartikan sebagai permusuhan antar dua atau lebih pihak yang berbeda pendapat. Perang dapat terjadi dalam skala besar maupun kecil. Di dunia dari zaman purba sampai zaman modern sering terjadi perang dengan berbagai alasan, mulai dari alasan politik, sosial bahkan alasan ekonomi. Setiap perang pasti meninggalkan dampak baik yang positif maupun negatif. Dampak perangpun bisa mencakup skala kecil sampai skala besar bahkan berdampak ke seluruh dunia. Diantara perang yang berdampak sangat luas adalah Perang Dunia 1 dan perang dunia 2. Dikatakan perang dunia karena dampak dari perang tersebut merambah ke seluruh dunia dalam berbagai aspek. Lalu bagaimana perang tersebut bisa terjadi ? mari kita bahas bersama-sama.

A.      Perang Dunia 1

1.         Sebab-sebab terjadinya Perang dunia I

Perang Dunia 1 atau sering disebut dengan The World War 1 meletus pada tahun 1914. Perang ini berlangsung pada hampir seluruh wilayah Eropa dan Amerika. Meskipun begitu dampak yang ditimbulkan meluas sampai ke belahan benua yang lainnya. Penyebab langsung meletusnya perang ini adalah terbunuhnya putra mahkota Austria (Francis Ferdinand) menjadikan kemarahan Kaisar Austria Kari 1. Kemudian Austria menuntut Serbia agar menyerahkan pembunuh (G. Princip), tetapi tidak dihiraukan Serbia yang men-dapat dukungan Rusia sehingga Austria menyatakan perang terhadap Serbia (28 Juli 1914). Jerman menyatakan perang terhadap Rusia (1 Agustus 1914), kemudian Prancis terhadap Jerman (3 Agustusl 914), Ialu inggris terhadap Jerman (14 Agustus 1914), kemudian perang meluas ke dunia.Adapun penyebab secara tidak langsung adalah :

a.Adanya persaingan antar negara Eropa dalam memperebutkan tanah jajahan

b. Adanya persaingan dalam bidang industri dan armada niaga

c.  Munculnya persekutuan-persekutuan militer

d.  Adanya perlombaan persenjataan negara-negara di Eropa.

2.       Negara-negara yang terlibat perang

Negara yang terlibat perang Dunia I terjadi dalam dua Kubu. Kubu pertama disebut dengan Kubu Sentral (Blok Jerman) terdiri dari negara-negara : Jerman, Austria, Hongaria, Bulagaria, dan Turki. Sedangkan kubu kedua adalah kubu Sekutu (Blok Perancis) terdiri dari 23 negara antara lain Rusia, Perancis, Belgia, Inggris, Amerika Serikat, Italia, Jepang dan Lain-lain Secara rinci negara yang saling berperang adalah :

a.    Rusia dengan Austria, karean memperebutkan pengaruh wilayah Balkan

b.    Perancis dengan Italia, karena memperebutkan pengaruh di wilayah Tunisia

c.    Perancis dengan jerman, karena memperebutkan daerah pusat Industri di daerah Ruhr

d.   Inggris dengan Jerman karena memperebutkan daerah jajahan di Afrika, Timur Tengah, dan Pasifik. Akibat persaingan industri dan niaga.

3.         Awal Peperangan

Perang Dunia I dimulai karena terbunuhnya Franz Fedinand, putra mahkota Austria ketika sedang berkunjung ke Bosnia. Maksud kunjungannya adalah untuk melihat dari dekat latihan perang di daerah Bosnia. Peristiwa ini menimbulkan kemarahan Austria, dan meminta Serbia untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Kemudian Austria mengirimkan pasukannya menyerbu Serbia. Akhirnya pecah perang antara Austria dan Serbia. Peperangan yang semula antara dua negara tersebut, akhirnya meluas ke negara-negara Eropa lainnya dengan menggabungkan diri ke kubu masing-masing. Meluasnya perang tersebut mengakibatkan mulai terjadinyan Perang Dunia I Medan Barat Medan Timur Medan Selatan, dan Medan Tenggara.

Walaupun Pembunuhan Archduke FranzFerdinand sering dianggap sebagai penyebab atau alasan peperangan terjadi. Namun sebenarnya banyak sekali faktor penyebab terjadi Perang Dunia 1. Terutama terletak pada ketidakseimbangan politik di Eropa pada masa itu yang menumbuhkan persaingan tidak sehat. sehingga kompleksitas persaingan itu membuat eropa terkotak-kotak,atau negara-negara di eropa membuat kubu-kubuan (Aliansi) yang membuat persaingan makin menajam.

4.         Berakhirnya Perang Dunia I

Perang Dunia I berakhir karena ternyata Jerman dapat dipukul mundur oleh pasukan sekutu yang terdiri dari 23 negara, di antarnya Perancis, Amerika Serikat dan Inggris di bawah pimpinan Jenderal Foch dari Perancis. Kekuatan pasukan sekutu sangat besar, apalagi didukung dengan perlengkapan militer dari Amerika Serikat. Akibat kekalahan Jerman di berbagai medan perang, maka pada tanggal 1 November 1918 Jerman menyerah kepada sekutu. Sedangkan Turki, Austria, Hongaria, Bulgaria lebih dulu menyerah kepada Sekutu. Kemudian pada tahun 1919 Jerman mengadakan perjanjian damai dengan pihak Sekutu di Versailles. Perjanjian tersebut dikenal dengan nama Perjanjian Versailles yang dirasakan sangat merugikan bagi Jerman.

5.         Akibat Perang Dunia I

Perang Dunia I yang berlangsung tahun 1914-1918 yang melibatkan hampir seluruh negeri di Eropa, menyebabkan kerusakan, kemusnahan dan kesengsaraan yang luas pada negara-negara yang dilanda peperangan. Banyak usaha pertanian rusak dan terbengkalai sehingga menimbulkan bencana kelaparan. Pusat-pusat Industri dan prasarana lainnya seperti jalan, jembatan, penerbangan banyak yang mengalami kerusakan. Hubungan dengan dunia luar terutama dalam hal hubungan perdagangan terputus, karena adanya blokade dan perang laut, sehingga banyak negara mengalami kesulitan ekonomi. Sedangkan korban jiwa manusia diperkirakan berjumlah lebih dari 8.000.000 orang tewas dan luka-luka. Berikut keadaan pada masing-masing negara yang terlibat.

a.       Keadaan di Jerman

Akibat perang negeri Jerman banyak mengalami kerusakan dan kehancuran. Keadaan jerman bertambah parah karena perjanjian perdamaian Versillers tahun 1919 yang sangat merugikan Jerman.

b.      Keadaan di Rusia

Rusia dalam Perang Dunia I harus menghadapi pasukan blok Jerman sendirian. Karena itu Rusia mengerahkan seluruh rakyatnya untuk membela negara. Akibatnya negeri Rusia mengalami kesulitan yang hebat terutama dalam kehidupan ekonomi rakyatnya, seperti usaha pertanian yang terbengkalai, sehingga menimbulkan bencana kelaparan terutama di daerah-daerah pedesaan.

c.       Keadaan di Italia

Keadaan di Italia tidak berbeda dengan negara Eropa lainnya yang terlibat perang. Banyak usaha pertanian rusak dan terbengkalai. Rakyat Italia banyak yang menderita. Pengangguran meningkat karena banyak tempat-tempat usaha yang hancur akibat perang.

d.      Keadaan di Inggris

Inggris setelah Perang Dunia I mengalami kesulitan, terutama dalam mengekspor hasil industrinya. Hal ini disebabkan oleh hilangnya tempat-tempat pemasaran. Menurunnya ekspor banyak memengaruhi kegiatan lainnya seperti transportasi, tenaga kerja, bank.

e.       Keadaan di Asia, Afrika dan Australia

Meskipun negeri-negeri di Asia, Afrika dan Australia ini tidak secara langsung terlibat dalam kancah perang, namun mereka merasakan pula akibat Perang Dunia I. Sebelum perang, negara ini sangat tergantung pada barang impor dari Eropa. Tetapi selama perang Impor barang dari Eropa terputus. Negara-negara di Asia, Afrika, dan Australia terpaksa harus mengusahakan sendiri Industri dalam negeri, atau mengimpor barang-barang dari Jepang dan Amerika Serikat. Sebagai daerah jajahan, Asia dan Afrika dimanfaatkan sebagai produsen bahan mentah/ baku bagi Eropa. Selama hubungan dengan Eropa terputus karena perang, maka bahan mentah. bahan baku yang biasanya diambil dari bangsa Eropa tidak diambil sehingga tertimbun di gudang dan rusak.

6.         Terbentuknya LBB

Dalam rangka mencegah meletusnya kembali perang serupa, negara-negara yang tidak menginginkan terjadinya kembali perang merencanakan pembantukan sebuah organisasi yang berfokus untuk menjaga perdamaian dunia. Presiden Amerika SerikatWoodrow Wilson, mengusulkan untuk membentuk Liga Bangsa-Bangsa, meskipun AS sendiri kemudian tidak pernah bergabung dengan organisasi ini. Liga Bangsa-Bangsa (LBB) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan setelah Konferensi Perdamaian Paris 1919, tepatnya pada 10 Januari 1920. Fungsi-fungsi utamanya termasuk melucuti senjata, mencegah perang melalui keamanan kolektif, menyelesaikan pertentangan antara negara-negara melalui negosiasi dan diplomasi, serta memperbaiki kesejahteraan hidup global.Sejumlah 42 negara menjadi anggota saat LBB didirikan. 23 di antaranya tetap bertahan sebagai anggota hingga LBB dibubarkan pada 1946. Antara 1920-1937, 21 negara masuk menjadi anggota, namun tujuh di antara keduapuluh satu anggota tambahan ini kemudian mengundurkan diri (ada yang dikeluarkan) sebelum 1946.

LBB tidak mempunyai angkatan bersenjata dan bergantung kepada kekuatan internasional untuk menjaga agar resolusi-resolusinya dipatuhi. Meskipun awalnya menunjukkan keberhasilan dalam menjalankan tugasnya, LBB akhirnya gagal mencegah berbagai serangan yang dilakukan Kekuatan Poros pada tahun 1930-an. Munculnya Perang Dunia II kembali memperjelas keadaan bahwa LBB telah gagal dalam tugasnya mencegah pecahnya perang. Setelah Perang Dunia II, pada 18 April 1946, LBB resmi dibubarkan dan digantikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa

Semoga Bermanfaat - Chusnul Chotimah
(Pengajar Sejarah di MAN 2 Kebumen)

IDEOLOGI DUNIA DAN PENGARUHNYA

 


PANCASILA  adalah ideologi dan ciri khas bangsa Indonesia

Ideologi dunia dan pengaruhnya terhadap gerakan nasionalisme di Asia afrika

  1. 1. IDEOLOGI DUNIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP GERAKAN NASIONALISME DI ASIA AFRIKA
  2.  LATAR BELAKANG • Pada abad pertengahan yakni kembali berkuasanya gereja secara politik dan keagamaan yang terlalu dominan, tidak memberikan tempat bagi pengembangan kebudayaan Yunani dan Romawi. • Pada abad ke 16 mulailah era Renaissans yang telah mengubah dan membuka pikiran manusia yang selama beberapa waktu terkungkung oleh dominasi para bangsawan dan gereja. • Pada masa Aufklarung, lahirlah pemikiran pemikiran baru dalam kebudayaan modern yang mengusung tema kebebasan kemerdekaan, kesetaraaan,hak individu, termasuk Demokrasi • Pemikiran ini pun berhasil menghasilkan revolusi Industri di Inggris. • Keberhasilan ini menginspirasi Negara Negara lainnya dan meluas hampir ke seluruh Eropa,Amerika, dan akhirnya dunia.

  3.  1 DEMOKRASI
  4. PENGERTIAN DEMOKRASI Demokrasi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu ‘demos’ artinya rakyat dan ‘kratos’ artinya kekuasaan. Demokrasi secara khusus dapat berarti sebagai bentuk kekuasaan yang berada di tangan rakyat. Menurut KBBI, Demokrasi ialah sistem pemerintahan yang segenap rakyat turut serta memerintah dengan perantaraaan wakil wakilnya. Menurut Aristoteles Demokrasi adalah kebebasan.
  5. SEJARAH LAHIRNYA DEMOKRASI • Negara yang pertama kali melakukan sistem demokrasi pertama kali ialah Athena (Yunani Kuno) • Demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi langsung, karena pada saat itu jumlah penduduknya masih sedikit,sehingga rakyat dapat menyalurkann aspirasinya.
  6. PERKEMBANGAN DEMOKRASI • Demokrasi mengalami perkembangan yang luas sampai benua Eropa, Amerika, terutama Inggris. • Cendekiawan Inggris yang memperjuangkan demokrasi ialah John Locke, dalam bukunya yang berjudul Two Treaties on Government. • Pada akhir 90-an, hamper seluruh Negara di dunia mengadopsi pemerintahan demokratis walaupun memiliki variasi system politik yang berbeda
  7. PERKEMBANGAN DEMOKRASI • Sistem demokrasi paling banyak diminati dalam kehidupan bernegara karena sistem ini berlandaskan prinsip Trias Politica dan kedaulatan rakyat. • Trias Politca merupakan prinsip yang membagi tiga bagian yaitu eksekutif, yudikatif, dan legislatif. • Penggunaan sistem demokrasi disesuaikan dengan kepentingan dan kepribadian bangsa. • Indonesia pernah menganut sistem demokrasi terpimpin.
  8. PENGARUH DEMOKRASI • Di Indonesia pernah menganut paham demokrasi presidentil, parlementer, sistem pemisahan kekuasaan, melalui referendum dan inisiatif rakyat. sampai akhirnya menganut paham demokrasi pancasila. • rapat dalam merumuskan peraturan negara dan lain sebagainya dilakukan dengan cara yang demokratis.

  9. 2 NASIONALISME
  10. PENGERTIAN NASIONALISME Kata nasionalisme berasal dari Bahasa Inggris nation, atau natie dalam bahsa Belanda yang berarti bangsa. Menurut KBBI Nasionalisme ialah suatu paham (ajaran) untuk mencintai bangsa dan negara sendiri atau politik untuk membela pemerintahan sendiri. Secara umum dapat kita simpulkan bahwa nasionalisme merupakan suatu rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air yang ditimbulkan oleh persamaan tradisi yang berkaitan dengan sejarah, bahasa, kebudayaan, pemerintahan, tempat tinggal dan keinginan untuk mempertahankan kesatuan bangsa.
  11. SEJARAH LAHIRNYA NASIONALISME • Nilai nilai nasionalisme muncul di Eropa seiring dengan lahirnya pergerakan dan revolusi. • Sebagian besar negara-Negara di Eropa menrapkan sistem monarki yang absolut sehingga rakyat merasa tertindas. • Kondisi ini menimbulkan kesadaran akan suatu persamaan hak dan kebebasan
  12.  SEJARAH LAHIRNYA NASIONALISME • Hal ini mendorong suatu gerakan untuk melepaskan diri dari kekuasaan yang menindas rakyat. • Kesadaran inilah yang menimbulkan gerakan Nasionalisme • Pasca PD II ada sekitar 66 negara-bangsa yang merdeka..
  13.  PERKEMBANGAN NASIONALISME • Nasionalisme berkembang pertama kali di Eropa sekitar abad ke- 18. • Nasionalisme di Eropa muncul sebagai kesadaran untuk menyatukan wilayah atau daerah yang terpecah belah. • Paham ini kemudian cepat menyebar keseluruh dunia, terutama di negara- negara jajahan bangsa Eropa. • Hal ini karena Negara-Negara penjajah melakukan penindasan terhadap rakyat yang dijajah, bangsa bangsa terjajah mulai sadar akan harga dirinya sebagai suatu bangsa.
  14. PERKEMBANGAN NASIONALISME DI ASIA DAN AFRIKA Faktor yang melatarbelakangi gerakan nasionalisme Negara-Negara Asia dan Afrika : Penderitaan dan kesengsaraan rakyat akibat kolonialisme dan Imprealisme. Kemenangan Jepang atas Rusia. Kenangan akan kejayaan di masa lalu. Munculnya golongan terpelajar dalam masyarakat. Gerakan nasionalisme Asia & Afrika bertujuan untuk menghancurkan pemerintahan kolonial barat, menghentikan eksploitasi terhadap bidang perekonomian, serta membangun Negara nasional yang demokrtis
  15. CONTOH GERAKAN NASIONALISME DI ASIA DAN AFRIKA  ASIA • Nasionalisme Cina • Nasionalisme India • Nasionalisme Filipina • Nasionalisme Indonesia • Nasionalisme Turki • Nasionalisme Jepang  AFRIKA • Nasionalisme Libya • Nasionalisme Mesir • Nasionalisme Angola • Nasionalisme Afrika Selatan

  16. 3. LIBERALISME
  17.  PENGERTIAN LIBERALISME Kata liberalisme berasal dari Bahasa latin liber yang berarti bebas. Bebas disini tidak mengacu pada kepemilikan umum namun, lebih mengarah kepada suatu kebebasan berpikir. Kata liberal berkembang sehingga meliputi berbagai makna dan aspek. Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan kesamaan hak adalah nilai politik yang utama.
  18. SEJARAH LAHIRNYA LIBERALISME • Paham liberalisme dimulai pada masa Renaissance, yaitu zaman ketika rakyat di negara-negara di Eropa berjuang membebaskan diri dari kekuasaan gereja dan agama yang sangat mengungkung kebebasan berpikir. PERKEMBANGAN LIBERALISME • Liberalisme pertama kali dikembangkan oleh kaum borjuis di Prancis pada abad ke-18, sebagai reaksi terhadap pemerintahan Raja Louis XVI yang berkuasa secara absolut dan sewenang-wenang tanpa dibatasi oleh konstitusi atau undang undang. • Paham ini kemudian menyebar ke berbagai Negara Eropa lainnya, dibawa oleh Napoleon Bonaparte dan berhasil memepengaruhi hampir seluruh Eropa kecuali Inggris dan Rusia. • Paham liberalisme juga menyebar ke seluruh dunia termasuk Asia dan Afrika, Hal ini dimungkinkan karena hubungan antarbangsa yang semakin terbuka.
  19. PRAKTIK LIBERALISME DI BIDANG POLITIK • Paham liberalisme beranggapan bahwa terbentuknya suatu Negara merupakan kehendak dari individu-individu. • Kekuasan tertinggi berada di tangan rakyat yang dilindungi dengan undang undang undang, hukum, parlemen, dsb.
  20. PRAKTIK LIBERALISME DI BIDANG EKONOMI • Adanya ekonomi bebas, yakni tiap- tiap individu harus memiliki kebebasan berusaha, memilih mata pencaharian yang disukai, serta kebebasan mengumpulkan harta benda. • Pemerintah tidak memiliki peran dalam kegiatan ekonomi bebas. • Semboyan kaekonomi bebas; produksi bebas, perdagangan bebas, dunia akan berjalan sendiri
  21. PRAKTIK LIBERALISME DI BIDANG AGAMA • Paham liberalisme beranggapan bahwa masalah agama merupakan masalah pribadi sehingga tiap individu harus memiliki kebebasan beragama dan menolak campur tangan negara/pemerintah. • Bebas memilih agama dan menjalankan ibadah sesuai keyakinan.
  22.  PENGARUH LIBERALISME • diberlakukan PEMILU (Pemilihan Umum) buat memilih anggota parlemen dimana pemilihnya ialah dari seluruh anggota masyarakat. • munculnya sistem perekonomian liberal (PERDAGANGAN BEBAS ) • Setiap orang bebas menganut agama yang diyakininya tanpa ada paksaan dari siapapun. • kebebasan bagi wartawan buat menulis dan memuat warta apapun nan benar-benar diketahuinya. • adanya emansipasi wanita serta penyetaraan gender nan menempatkan wanita sejajar dengan pria. Tokoh emansipasi wanita di Indonesia : Kartini.

  23.  4 SOSIALISME
  24.  PENGERTIAN SOSIALISME Kata sosialisme berasal dari Bahasa latin yaitu socius yang berarti kawan. Sosialisme adalah suatu paham yang menghendaki segala sesuatu yang diatur bersama, dikerjakan bersama, dan hasilnya pun harus dinikmati bersama. Tujuan sosialisme adalah mewujudkan masyarakat soisalis dengan jalan menegndalikan secara kolektif sarana produksi dan memperluas tanggung jawab negara bagi kesejahteraan. Gerakan sosialis ditandai dengan adanya pertentangan terhadap kelas kelas sosial dalam masyarakat..
  25.  SEJARAH LAHIRNYA SOSIALISME • Sosialisme muncul sebagai reaksi terhadap kondisi rakyat kelas menengah kebawah yang memperihatinkan. • Oleh karena itu muncul cendekiawan yang membela hak kaum buruh dan menyerukan persamaan hak. Robert Owen
  26.  PENGARUH SOSIALISME PADA MASA ITU • Terbentuk partai yang berideologi sosialis. Partai tersebut bernama Partai Sosialis Indonesia (PSI) pada tahun 1945 • semua masyarakat boleh mengenyam pendidikan tanpa membedakan kelas sosialnya. • Masyarakat bebas menggunakan sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah( tanpa memandang kalangan tertentu ) • Individu boleh memiliki harta kekayaan pribadi, • segala bentuk perekonomian diperuntukkan untuk rakyat. • dibuatnya undang-undang pasal 33 menunjukkan bahwa pengelolaan SDA diatur oleh Negara untuk kesejahteraan masyarakat.
  27.  PENGARUH SOSIALISME PADA MASA KINI • dibuatnya undang-undang pasal 33 menunjukkan bahwa pengelolaan SDA diatur oleh Negara untuk kesejahteraan masyarakat.

  28.  5 PAN-ISLAMISME
  29. PENGERTIAN PAN-ISLAMISME Secara luas, Pan-Islamisme merupakan suatu kesadaran adanya kesatuan umat islam yang diikat oleh kesamaan agama sehingga membentuk solidaritas sedunia. Secara khusus, adalah gerakan memepersatukan umat Islam.
  30. SEJARAH LAHIRNYA PAN-ISLAMISME • Paham Pan islamisme berasal dari gagasan Jamaluddin al- Afgani (1839-1897). • Pemikiran Jamaluddin al-Afgani tentang gagasan Pan Islamisme sangat erat kaitannya dengan kondisi pada awal abad ke 20. • Pada abad ini terjadi beberapa kemunduran dalam negara negara Islam, sementara negara barat terjadi kemajuan disertai pengembangan kekuasaan. • Jamaluddin melihat pengembangan kekuasaan ini termasuk penjajahan yang harus dilawan dengan cara bersatunya negara negara Islam menjadi satu kekuatan besar.(Pan-Islamisme)
  31.  PERKEMBANGAN PAN-ISLAMISME • Pan-islamisme dikembangkan oleh Jamaluddin al Afgani sangat berpengaruh bagi para tokoh tokoh islam. • Pan-islamisme meluas ke berbagai negara khususnya negara negara islam. • Raja Faisal dan Shah Iran mengusulkan untuk diadakan KTT islam. • Akhirnya dibentuk organisasi konferensi Islam yang berkedududkan di Jeddah.
  32.  PENGARUH PAN-ISLAMISME • Terbentuknya Liga Dunia Islam (Muslim Word League atau Rabitah al-Alam al-Islam) pada 1962 merupakan bentuk nyata dari gerakan Pan Islamisme. • negara-negara Islam berhasil memebentuk sebuah lembaga permanen yang permanen yang diberi nama Organization of Islamic Conference (OIC) atau Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang berkedudukan di Jeddah. • Berkembangnya Organisasi Islam di indonesia. Contoh Organisasi islam di Indonesia :